Part 3, Aku Hampir Tidak Pernah Kalah
Beberapa tahun kebelakang, aku tidak pernah lagi membandingkan diri aku dengan orang lain. Aku tahu betul setiap orang memiliki garis start dan finish masing-masing. Tak perduli seberapapun kerasnya, tapi pasti ada waktu yang tepat. Tidak ada yang sia-sia namun kerja keras serta doa bisa mempercepat kemungkinan terjadinya apapun yang diharapkan.
Mulai berdamai dengan semua hal yang terjadi. Andai kata itu pahit, maka aku membatasi kesedihan yang terjadi pada hari itu saja. Dan menyambut esok hari dengan lebih baik lagi. Suka maupun duka itu paket komplit yang tidak bisa dipilih.
Karena aku tidak lagi membandingkan diri ini, maka aku menyatakan aku pemenangnya setiap hari. Aku meletakan sikap ini untuk menyikapi hal-hal yang terjadi juga pada orang lain. Kekurangan dari diri orang lain aku simpan dalam-dalam sehingga mudah untuk memaklumi. Karena seperti yang diketahui bersama, sikap dan karakter orang terbentuk dari lahir hingga usianya kini. Pandangannya dalam menilai sesuatu lahir tidak instan, tapi berasal dari banyaknya pengalaman hidup yang dimiliki. Kebijakannya dalam bertindak merupakan hasil diri setelah cobaan yang dilalui.
Aku tidak membandingkan diri sendiri, maka aku memperlakukan sama kepada orang lain. Besar harapan, agar orang lain melakukan hal yang sama kepadaku. Aku tidak menuntut pujian, namun cukupkan dengan bungkam dan gigit lidahmu untuk berhenti menilai.
Dan omong-omong, aku pemenangnya setiap hari dari dengan menyudahinya melalui kedamaian. Melihat kebahagiaan orang lain sebagai kebahagiaan diri juga. Melihat kesenangan seseorang yang aku anggap sebagai kesenangan sendiri selama berada di koridor syariat. Menerima semua hal yang terjadi sebagai takdir harian yang sudah tercatat. Bersyukur dengan apapun yang diberikan Allah setiap saat tanpa mendongak ke atas dan dengan melihat banyaknya orang di bawah.
Semoga hari-harimu selalu dalam kemudahan dan penerimaan atas apa yang terjadi, sehingga mudah bagi kita untuk menerima dan melaluinya.

Komentar
Posting Komentar