KRITERIA PASANGAN HIDUP
Lumrah dilakukan pada awal tahun yaitu menuliskan resolusi
untuk tahun berjalan. Salah satu resolusi yang belum terlaksana adalah menikah.
Sejak tahun 2016 saat aku bertekad untuk menggenapkan separuh agama hingga
tahun lalu masih belum juga. Dibandingkan dengan kisah keluarga Imran yang
soleh atau kisah sakitnya nabi Ayyub dalam sabarnya, tentu kesabaran aku belum
setara. Tapi tulisan ini bukan semata-mata tentang pasangan hidup. Jika penasaran,
lanjutkan untuk membaca tulisan ini.
Dimulai dengan bagaimana, “bagaimana kriteria pasangan hidup
ideal menurut penulis?
1. 1. Tidak merokok
Paten, tidak ada keraguan di dalamnya. Entah bagaimana
pernyataan cinta seorang perokok yang katanya mencintai pasangannya padahal
mencintai diri sendiri saja tidak sanggup. Jika menahan untuk tidak menyakiti
diri sendiri saja tidak sanggup, bagaimana bisa menahan godaan dunia lainnya.
2. 2. Mempunyai kepercayaan yang sama
Kepercayaan yang sama bahwa merokok adalah hak manusia,
namun mendzolimi dan merenggut hak manusia lainnya. Karena kenyataannya,
perokok kerap membuat polusi udara di ruangan terbuka/umum. Tidak segan perokok
melakukannya di jalan raya yang dapat membahayakan diri dia dan pengguna jalan
lainnya dari asap dan abu yang tersisa dari kenikmatan yang dia nikmati
sendiri.
Dan dilanjutkan dengan apa, “apakah kamu mempunyai trauma
dengan perokok?”
Tentu tidak, dia saja sudah kalah di babak eliminasi
pertama, bagaimana melanjutkan hubungan berkepanjangan. Namun masih tersisa
rasa sesak di dada setiap kali asap terhirup yang sebetulnya hak saya untuk
menghirup udara bebas dan bersih tanpa ada polusi.
Terakhir, “apa sebegitu bersih dan sucinya hidup kamu?”
Penulis menyadari bahwa ada saudara kandungnya yang menjadi
perokok, dan setiap jumpa mereka menghormati penulis dengan tidak melakukannya.
Dan tentunya penulis tidak pernah bosan untuk mengingatkan saudaranya untuk
berhenti sebelum kedzoliman itu dibalaskan secara nyata di dunia.
Banyak hal yang tidak disadari bahwa hak manusia haruslah
tidak mendzolimi manusia lainnya. Dan semoga perokok menyadari betul kesalahan
dari merenggut hak saudaranya.
Inilah akhir dari tulisan salah satu resolusi di tahun 2023 serta salah satu kriteria dari pasangan ideal menurut penulis.
Semoga banyak resolusi dalam kebaikan yang bisa terwujud di tahun ini dan kita
menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Komentar
Posting Komentar