Review Serius


Sebelum lupa, maka perlu ditulis. Agar menjadi pengingat untuk kita terutama untuk saya pribadi. Dan tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada seorang teman dengan baik hatinya meminjamkan buku ini. Baru beberapa halaman saja saya membaca, tapi begitu agung menggetar di dada.

Halaman awalan banyak menceritakan tentang keadaan zaman arab Jahiliyah. Bercermin pada saat ini kurang lebih keadaannya hampir sama. Miris sekali membaca tiap kalimat yang tertulis. Perilaku masyarakat kita tidak jauh berbeda diantaranya kegiatannya mempercayai bangunan sebagai wasilah untuk mendapatkan kebaikan, melakukan petilasan/ziarah kemudian mempercayai hal tersebut mendekatkan diri pada pencipta, menentukan pilihan dengan mencoba peruntungan, pergi ke dukun atau peramal untuk menentukan tindakan yang akan datang, meyakini bahwa arwah yang terbunuh tidak akan tenang sebelum dibalaskan dendamnya dan banyak lainnya.

Hampir semua kegiatan tersebut beberapa pernah dilakukan oleh masyarakat kita. Mengakui beragama dan menganut ajaran Nabi Muhammad namun perilakunya jauh dari hal tersebut. Begitu juga dengan para pelaku jahiliyah zaman dulu, mereka mengaku menganut ajaran Nabi Ibrahim namun tetap melakukan kegiatan bodoh tersebut. Maka itu jahiliyah yang dimaksud bukan tidak berpendidikan, namun melakukan tindakan yang tidak masuk diakal tadi dan melanggar syariatlah yang dikatakan Jahil. Naudzubillah…

Saya sendiri kemudian berfikir, apa pernah melakukan hal yang sama. Kemudian beristighfar, apa bedanya dengan menentukan iya atau tidak melalui kegiatan suit bersama teman. Walaupun kegiatan yang akan ditentukan tidak mengandung hal-hal yang melanggar syariat namun kegiatan yang sebelum penentuan tersebut tidak jauh berbeda.

Tulisan ini jauh dari kata sempurna, dan bukan berarti saya baik. Namun akan buruk ketika saya tidak berbagi melalui tulisan ini. Review mini ini hanya sebagian dari beberapa halaman yang sudah saya baca.  Selalu mengingatkan dalam taat serta kebaikan dan semoga selalu disayang Allah.

Komentar

Postingan Populer