Ketidaksempurnaan Itu Aku



Memulai tulisan ini tidak ingin diawali dengan judul. Jadi yang pertama aku tulis hanya kalimat. Interpretasi dari apa yang terlintas dipikiran kemudian dituangkan untuk berbagi. Teruntuk kamu, siapapun itu yang saat ini sedang membaca tulisan ini aku ucapkan jangan bosan.

Beberapa hari yang lalu, ada seseorang yang datang kepadaku melalui aplikasi instan messaging. Boleh aku deskripsikan seseorang itu dia adalah seorang teman yang amat sangat bahagia. Selalu ceria dan membawa nilai positif pada setiap sapaannya. Akan ada tawa setiap kali berjumpa dan memecahkan gundah yang mungkin ada saat mata saling sapa. Mungkin dia bukan seseorang yang sempurna dalam pikirannya. Ia mendeskripsikan dirinya begitu tidak sempurna padaku.

Akibat pikirannya itu ia memulai untuk mencoba bertanya,

“Menurut lu, Allah itu adilkah?”

Sejenak aku berfikir, bagaimana Allah Yang Maha Adil dianggapnya begitu.

“Kenapa gue diciptakan seperti ini?”
“ Gue gak cantik”
“ Gue pendek”
“Gue gak kaya”
“Gue gak pinter”

Kecewa, itu kata yang tepat sesaat ia memborbardir isi chat kami. Kesal itu kata kedua yang tersirat. Pada saat itu, aku terus memberikan nasehat yang aku rasa akan menjadikannya lebih kecewa. Lebih kecewa karena ketidakbersyukuran atas ketidaksempurnaan hidup langsung dimentahkan olehku.

Kembali berfikir, kadang wanita bukan butuh solusi atas masalahnya. Kadang hanya butuh didengarkan kemudian diberikan pelukan hangat. Mungkin sesekali diselipi kata-kata positif berupa “aku sayang kamu” tentunya karena Allah.

Apakah benar Allah tidak adil? Bukankah adil itu tidak musti sama? Kita tidak mungkin diciptakan bernasib sama dengan Nia Ramadhani atau sebut nama anak pesohor negeri.  Proporsional lebih bijak menyesuaikan kebutuhan dari masing-masing insan. Allah Maha Adil dan aku percaya itu.  

Ketidaksempurnaan yang Allah berikan kepada kita merupakan hal yang wajib diberikan saat kita diciptakan. Allah menciptakan dari setiap kita akal untuk berfikir. Untuk menciptakan solusi atas masalah kehidupan. Untuk terus melatih diri menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk meningkatkan skill yang mungkin orang lain tidak punya. Untuk memberikan kebermanfaat bagi orang banyak dengan hadirnya dirimu.

Akal pula yang membedakan seorang manusia dibanding makhluk lainnya. Kita semua diciptakan sebagai makhluk yang mulia hingga sang iblis diminta untuk bersujud bukan lain dikarenakan nabi Adam mempunyai pengetahuan lebih (ilmu).

Maka ketidaksempurnaan itulah yang menjadikan kita sempurna. Kita semua tercipta tidak sempurna, tetapi kita bisa meningkatkan diri menjadi lebih baik lagi setiap harinya. Dan teruntuk kamu, hidupmu saat ini bukan untuk orang lain. Kamu tidak bisa membahagiakan semua orang terutama orang-orang yang membenci akan ketidaksempurnaan kamu. Maka cukuplah Allah menjadi standar kesempurnaannya. I love u

Komentar

Postingan Populer